Ginjal Agustina Diangkat Dokter RSU Johannes Kupang

Wednesday, January 4th 2017. | Uncategorized

Ginjal Agustina Diangkat Dokter RSU Johannes Kupang -, Tim dokter RSU Prof. Dr. WZ Johannes, Kupang, pelaksanaan operasi, tumor pada pasien, Ny. PADA hari senin, 29. Februari 2016. Untuk menghapus selama operasi, tumor, tim dokter, ginjal di new York. Agus, karena ginjal adalah pasien yang sudah di bawah tumor dan rusak.

Seperti yang dijelaskan oleh dra. Unedo, SpOG.K saat konferensi pers Direktur RSU Prof. Dr. WZ Johannes, Kupang, drg. Hanya jinak dengan tim dokter, pada jumat (11/3/2016).

Hadir, phd. Hendriette Irene, SpOG, dr. Stephen, Sp.B, D, SOKG, phd. Jean Pello, Sp.B, serta Wakil Direktur pelayanan, dr. Sukri Tambang.

Konferensi pers yang dipimpin drg. Anda dapat menjinakkan Telanjang dan dra. Unedo, SpOG.K menjelaskan bahwa tanggal 28. Februari 2016 untuk pasien dengan RSU-Belu-atas nama Ny. Agus merujuk ke RSU-WZ Johannes, Kupang dengan diagnosis timor PhD isi diduga tumor ganas. Sebagai rumah sakit rujukan, RSU WZ Johannes tidak bisa menolak pasien.

Baca Juga : Dapat Kista Ginjal Menyebabkan Masalah Kaki

Kronologi penyakit, kata dr. Unedo, ada benjolan di perut, new York. Agus adalah kurang dari enam bulan, dan dalam tiga bulan terakhir benjolan diperpanjang. Selain itu, gejala pasien, demam naik turun, disertai dengan nyeri perut. Pasien telah diobati, dokter kandungan di Atambua pada terapi, tetapi itu tidak berubah, maka pasien disarankan, lihat RSU WZ Johannes, Kupang.

Menurut penyelidikan dugaan tumor kandungan pengelolaan keganasan. Tim dokter melakukan operasi, irisan perut untuk tampil samping. Dalam kasus luka di perut, ternyata ovarium yang membesar dan diperpanjang, dan terjadi perlengketan, besar tumor di dalam rongga perut, di arah bagian belakang usus. Dalam kasus kepemilikan dan dihapus ukuran tumor, 15 x 15 x 10 cm.

“Tumor lengket dengan dinding perut dan bagian-bagian dari organ lain. Jika pemisahan (tumor) yang terhubung, ada cairan, nanah, bau, dan mengalami proses dekomposisi. Kami mengangkat Tumor, jika hal ini yang harus ditakuti adalah tidak dihapus, yang luas dan penyakit yang mengancam kehidupan atau memiliki pengaruh terhadap kematian,” katanya Unedo.

Atas dasar penilaian gambaran tumor-massa, bau, ujar dr. Unedo, mikroskopis infeksi ditemukan di indung telur, dan ginjal yang sudah rusak oleh kumparan massa tumor. Pembesaran ukuran ginjal masih 2-3 kali normal ukuran 6 x 8 cm.

Setelah operasi, kata dr. Unedo, pasien dirawat untuk meningkatkan pada suhu kamar, Flamboyan, dan mulai bergerak. “Operasi ini sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) mulai pemeriksaan kondisi pasien, dan KIE (konfirmasi, informasi dan pelatihan) di depan pasien, dan pasien, keluarga, terutama berkaitan dengan penyakit, pengobatan, risiko yang terjadi, dan lain-lain. Pasien, catatan keluarga, persetujuan dari saksi-saksi yang diikuti. Karena maksud dari pasien ke RSU Prof Dr WZ Johannes, Kupang untuk pengobatan,” katanya Unedo.

Dalam operasi itu, kata dr. Stephen, ginjal pasien dipaksa untuk menghapus, karena pelengketan besar, dengan massa tumor.
Direktur RSU Prof. Dr. WZ Johannes, Kupang, drg. Hanya jinak, kita mengatakan, untuk menjelaskan kepada sebuah konferensi pers, proses operasi pada pasien dengan Ny Agus. Hal ini diharapkan bahwa penjelasan untuk tim dokter, pemahaman yang lebih baik dari masyarakat dan keluarga. (mar/ sel)

Kita memiliki rasa takut dari kerusakan
Sehubungan dengan pelaksanaan operasi, Athanasius, Kati dan keluarga, pasien lain tidak menerima operasi untuk kedua tim dokter, karena tidak ada pemberitahuan kepada keluarga yang disebutkan di atas pasien, Ny.Agus dan suaminya Philip Fahit.

Athanasius Pos Kupang RSU WZ Johannes, Kupang, jumat (11/3/2016), ditemukan 27 februari, menyatakan pasien harus dalam nama new York. Agus asal Malaka di rumah SAKIT WZ Johannes dengan dokter, dan diagnosis pasien dengan kista, sehingga, harus operasi pengangkatan.

“29. Februari, melakukan operasi kista. Namun dalam perjalanan, tim dokter tidak hanya operasi kista pasien, tetapi stres ginjal. Keluarga kecewa, karena hal ini memungkinkan fungsi keluarga persetujuan hanya operasi kista, tapi ada, tentu saja, fungsi dari bagian-bagian lain. Setelah operasi kedua, dokter baru, keluarga mengatakan, karena keluarga sangat terkejut,” kata Athanasius.

Setelah operasi kondisi pasien tidak stabil. Pasien sering mengeluh nyeri di daerah perut saat buang air besar atau saat duduk.

“‘Sekarang baru menjelaskan secara detail tentang skrining dan hasil yang dilakukan selama operasi, tetapi operasi ini sudah, tanpa pengetahuan. Jika sesuatu yang buruk terjadi, pada pasien kami menyalahkan seseorang,” katanya, (dim/mar)

Itulah ulasan singkat dari saya walaupun singkat tapi ini akan menambah pengetahuan lebih bagi anda, untuk anda yang ingin tahu informasi terbaru tentang kesehatan dapat anda simak hanya di obat kista ginjal.